Posted by : Alfan Ananta Minggu, 08 Juli 2012

BAB II
PEMBAHASAN


A.    Faktor-faktor Pendukung Pembuatan Tahu
Dalam pembuatan tahu sudah pasti membutuhkan alat dan bahan-bahan, alat dan bahan-bahan tersebut adalah:
1)      Kedelai
Ini adalah bahan utama yang dibutuhkan dalam proses pembuatan tahu dan tahu tidak akan pernah ada apabila bahan yang satu ini tidak ada.

2)      Soda
Bahan yang satu ini merupakan bahan yang nantinya akan memberikan stuktur yang berupa seperti gumpalan-gumpalan kecil yang berbentuk seperti tahu yang lembek.

3)      Air
Air sangat penting karena air ini akan menjadi bahan yang sangat dibutuhkan dalam proses penggilingan kedelai, sebagai campuran dalam pengadukan tahu dan sebagai bahan utama untuk merebus tahu sampai matang,

4)      Bak atau Ember
Bak atau ember nantinya akan menjadi wadah untuk sari kedelai yang sudah dihaluskan, sebagai wadah untuk air dan sebagai wadah untuk ampas dari sari kedelai yang sudah diperas.

5)      Wajan (Jambangan)
Wajan (jambangan) ini akan menjadi wadah untuk sari kedelai yang telah mengalami prose penggilingan dan sebagai wadah untuk memasak sari kedelai sampai matang.

6)      Mesin Penggiling
Kedelai yang akan dimasak harus dihaluskan terlebih dahulu dengan menggunakan mesin penggiling yang telah disediakan.
7)      Gentong
Gentong ini akan menjadi wadah untuk sari kedelai yang telah mengalami proses  pematangan diatas wajan dengan menggunakan api yang besar.

8)      Kayu Bakar
Bahan yang satu ini tidak boleh terlupakan karena tanpa kayu bakar proses pematangan sari kedelai tidak akan pernah terjadi dan tahu pun tidak akan ada.
9)      Keranjang
Keranjang berfungsi sebagai wadah tahu yang telah mengalami proses pematangan dan proses pemotongan.                                                               

10)  Kain Putih Transparan
Setelah sari kedelai matang kemudian dipindahkan kedalam gentong yang sebelumnya di atasnya telah ditaruh keranjang dan dilapisi oleh kain putih transparan. Kain ini berfungsi untuk menyaring sari kedelai sehingga terpisah dari ampasnya.

11)  Cetakan Tahu
Sari kedelai yang telah mengalami pematangan dan pemerasan serta pemberian soda, kemudian dipindahkan kedalam cetakan tahu yang telah disediakan dan cetakan tahu ini akan memberikan motif kotak-kotak karena sebelumnya cetakan tahu telah diberikan motif kotak-kotak dalam proses pembuatannya.

12)  Pemberat
Semen yang telah didinginkan cukup lama akan mengeras dan ini akan menjadi salah satu alat dalam pembuatan tahu, karena pemberat ini berfungsi untuk memeras air yang terdapat dalam tahu sehingga tahu akan menjadi padat.

13)  Papan Kayu
Papan kayu ini berfungsi sebagai wadah untuk tahu yang telah mengalami proses pengepresan.

14)  Pisau
Pisau akan menjadi alat pemotong terhadap tahu yang telah jadi.

B.     Proses Pembuatan Tahu
Tahu adalah salah satu jenis makanan yang bahan baku utamanya adalah kedelai. Tahu mengandung protein yang cukup tinggi, jadi tahu bisa dijadikan salah satu menu diet untuk anda yang ingin melakukan program diet.
Tahu memang lezat, tetapi tahukah anda di balik kelezatannya terdapat beberapa proses yang harus dilakukan dan proses-proses itu antara lain:
1.      Mengukur (menakah)
Proses ini dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak kedelai yang kita butuhkan untuk membuat tahu.

2.      Membersihkan kedelai
Proses ini berfungsi untuk membersihkan kedelai dari kotoran-kotoran yang menempel dikedelai, seperti batu dan kulit kedelai.

3.      Merendam kedelai hingga mengembang
Proses ini biasanya dilakukan beberapa jam sebelum kedelai dihaluskan menggunakan mesin penggiling. Waktu yang dibutuhkan untuk merendam kedelai hingga mengembang kira-kira 1-2 jam.
                                                               
4.      Menggiling kedelai
Setelah kedelai mengembang barulah kedelai bisa untuk digiling sampai halus dengan menggunakan mesin giling dan jangan lupa untuk menambahkan air selama proses penggulingan.

5.      Pemasakan di dalam wajan atau jambangan
Kedelai yang telah mengalami proses penghalusan kemudian dimasukkan kedalam wajan atau jambangann yang telah disediakan dan wajan atau jambangan yang menjadi wadah telah mengalami proses pemanasan dengan menggunakan air yang dipanaskan menggunakan api.

6.      Pemerasan
Setelah sari kedelai (tauching) matang kemudian dimasukkan ke dalam gentong yang terlebih dahulu telah ditutup dengan menggunakan keranjang yang dilapisi oleh kain putih transparan, kain putih ini berfungsi untuk menyaring sari kedelai sehingga terpisah dari ampasnya.

7.      Pemberian soda
Sari kedelai yang sudah mengalami pemerasan kemudian diberikan soda yang secukupnya untuk memberikan tekstur tahu kepada sari kedelai. Namun, setelah soda diberikan belum langsung bisa untuk dimasukkan ke dalam cetakan tahu harus didiamkan sejenak terlebih dahulu.

8.      Pengepresan
Sari kedelai yang telah mengalami proses penyodaan kemudian dimasukkan ke dalam wadah (cetakan tahu) yang telah disediakan sampai penuh, yang sebelumnya wadah (cetakan tahu) tersebut dilapisi oleh kain putih transparan yang berguna agar tahu tidak menempel pada wadah (cetakan tahu) setelah jadi.
Setelah wadah penuh oleh sari kedelai kemudian ditutup oleh sisa kain yang digunakan untuk melapisi wadah tadi dan ditutp lagi dengan menggunakan penutup wadah yang berupa sebuah papan kayu yang telah disediakan. Dan setelah semuanya tertutup barulah dilakukan pngepresan dengan menggunakan pemberat yang telah disediakan.

9.      Pemotongan
Tahu yang telah jadi kemudian dipotong dengan menggunakan pisau yang telah disediakan .



10.  Perebusan
Tahu yang sudah mengalami proses pemotongan kemudian dipindahkan ke dalam keranjang yang telah disediakan dan barulah dilakukan proses perebusan yang airnya telah diberikan garam secukupnya. Garam dalam proses ini berguna untuk memberikan rasa gurih kepada tahu dan tahu pun bisa untuk dinikmati.










KESIMPULAN

Tahu merupakan salah satu jenis makanan yang terbuat dari kedelai. Tahu pun mengandung cukup banyak protein yang bagus bagi tubuh dan tahu juga bisa dijadikan salah satu menu diet bagi anda-anda yang ingin melakukan program diet.
Tahu bisa ada tentunya melalui beberapa proses, tetapi tanpa adanya bahan dan alat tahu tidak akan pernah ada. Berikut adalah beberapa bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan tahu, antara lain: kedelai, soda, air, bak atau ember, gentong, kain putih transparan, wajan (jambangan), mesin penggiling, pemberat, pisau, keranjang, cetakan tahu, papan kayu, kayu bakar.
Berikut adalah beberapa proses yang harus dilakukan dalam pembuatan tahu, antara lain: mengukur (menakah), membersihkan kedelai, merendam kedelai, menggiling kedelai, pemasakan di dalam wajan (jambangan), pemerasan, pemberian soda, pengepresan, pemotongan, perebusan.

{ 1 comments... read them below or add one }

Welcome to My Blog

Popular Post

- Copyright © 2013 Kim Alfananta -Dark Amaterasu Template -