Posted by : Alfan Ananta Senin, 09 Juli 2012

1.     PESERTA KOMUNIKASI

Komunikasi telah didefinisikan sebagai uasaha penyampaian pesan antar manusia, sehingga untuk terjadinya proses komunikasi perlu adanya unsur-unsur komunikasi, dan salah satu dari unsure-unsur komunikasi itu adalah peserta komunikasi. Peserta komunikasi antara lain adalah komunikator (pengirim pesan) dan komunikan (penerima pesan).
            Awal tahun 1960-an, David K. Berlo membuat formula komunikasi yang lebih sederhana yang dikenal dengan nama “SMCR”, yaitu: Source (pengirim), Message (pesan), Channel (saluran-media), dan Receiver (penerima).

  1. KOMUNIKATOR
            Pengirim pesan (komunikator) adalah manusia berakal budi yang berinisiatif menyampaikan pesan untuk mewujudkan motif komunikasinya.
            Dalam komunikasi, setiap orang atau kelompok dapat menyampaikan pesan-pesan komunikasi itu sebagai suatu proses dimana komunikator dapat menjadi komunikan, sebaliknya komunikan dapat menjadi komunikator.
            Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang komunikator:
1.      Penampilan
2.      Penguasaan masalah
3.      Penguasaan bahasa
Komunikator dapat dilihat dari jumlahnya yang terdiri dari:
1.      Satu orang
2.      Banyak orang dalam pengertian lebih dari satu
3.      Massa
Keefektifan komunikasi ditentukan oleh etos komunikator. Etos adalah nilai diri seorang yang merupakan paduan dari kognisi, afeksi dan konasi. Kognisi adalah proses memahami yang bersangkutan dengan pikiran, afeksi adalah perasaan yang ditimbulkan oleh perangsang dari luar, dan konasi adalah aspek psikologis yang berkaitan dengan upaya atau perjuangan.
  1. KOMUNIKAN
Komunikan (penerima pesan) adalah manusia yang berakal budi kepada siapa pesan komunikator ditujukan
      Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan
isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiiri
            Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan
atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami
pesan yang dimaksud oleh si pengirim.
            Peran antara komunikator dengan komunikan bersifat dinamis, saling bergantian. Itu artinya komunikator bisa menjadi komunikan dan komunikan pun bisa menjadi komunikator.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

- Copyright © 2013 Kim Alfananta -Dark Amaterasu Template -