Jumat, 26 April 2013

RITUAL TAK BERSYARAT

Posted by Alfan Ananta on 03.39



RITUAL TAK BERSYARAT

Mataram-di Pulau Lombok, ada sebuah makam yang dijadikan sebagai tempat ritual keagamaan yang dikunjungi oleh sebagian masyarakat Lombok khususnya dan masyarakat luar pada umumnya. Makam tersebut adalah makam Loang Baloq.
Loang Baloq merupakan salah satu makam yang sangat terkenal di kalangan masyarakat NTB khususnya dan masyarakat luar pada umumnya. Masyarakat yang datang berkunjung ke makam tersebut sangat beragam, yaitu mulai dari lapisan masyarkat yang paling rendah sampai lapisan yang paling tinggi.
Loang Baloq merupakan salah satu makam keramat yang ada di NTB yang membawa banyak keberkahan bagi para pengunjungnya. Oleh karena itu, tujuan setiap orang yang berkunjung dan melakukan ritual di sana juga sangat beragam. Hal ini disampaikan oleh salah seorang pengunjung yang bernama Bapak Usuluddin, “tujuan saya ke sini adalah untuk berziarah, bernazar dan berzikir kepada Allah SWT, supaya apa yang saya inginkan tercapai”, ungkapnya. Hal senada disampaikan oleh Silpi, “tujuan saya ke makam Loang Baloq selain untuk berziarah juga untuk bernazar yang dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh”, tuturnya.
Hal yang menarik dari makam Loang Baloq menurut Silpi sebagai salah seorang pengunjung adalah karena makam Loang Baloq terkenal dan banyak sekali orang-orang luar yang datang berkunjung ke makam tersebut.
Melakukan ritual di makam Loang Baloq tidak harus menggunakan syarat, seperti membawa bunga, air, atau pun yang lainnya, akan tetapi yang paling penting adalah niat untuk berziarah dan berdo’a kepada Allah, ungakap Silpi. Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang pengunjung yang bernama Ibu Salmah, “berziarah ke makam Loang Baloq tidak memiliki syarat yang bersifat mutlak, seperti membawa bunga, air dan yang lainnya, akan tetapi itu semua hanya sebagai kelengkapan ziarah saja”, ungkapnya. Penjaga makam Loang Baloq sendiri juga menegaskan bahwa” tidak ada aturan yang bersifat khusus yang harus di penuhi oleh seorang pengunjung, kaitannya dengan cara berziarah ke makam Loang Balok. Artinya pengunjung di berikan kebebasan untuk membawa bunga, air ataupun makanan, ini semua pada dasarnya adalah tergantung niat pengunjung saja, akan tetapi pengunjung yang datang berziarah di larang untuk mengikat pada pohon beringin yang ada , karena hal itu membuat wilayah pemkaman menjadi kotor”, ungkap Bapak Samsudin.
Berziarah ke makam memang tidak harus menggunakan syarat. Karena dalam kaca mata agama, syarat mutlak orang yang berziarah ke makam memang tidak ada. Hal ini di ungkapkan oleh seorang tokoh agama yang bernama Dr.Mukhlisin, Lc,”tidak ada syarat mutlak seperti membawa bunga dan air yang tertulis di dalam Al qur’an dan Hadis yang diharuskan kepada para penziarah makam”. Ungkap Pemimpin Pondok Pesantren Khalid bin Walid, Pegesangan, tersebut.
Dari pandangan para tokoh agama, penjaga makam Loang Baloq, penziarah makam tersebut, tidak ada syarat mutlak yang diberikan kepada pengunjung itu sendiri. Namun, menurut sebagian pengunjunng, itu hanya sebagai kelengkapan ziarah saja./Hill/Jal/An/.

0 comments:

Posting Komentar