Sabtu, 16 November 2013

Cerita Cinta Lalu....part 1

Posted by Alfan Ananta on 01.20

Sejarah munkin takkan berulang untuk yang kedua kalinya, akan tetapi cinta yang pernah hilang mungkin akan bersemi kembali suatu saat nanti. Aku adalah orang yang sangat percaya pada hal seperti itu, karena aku merupakan oran yang sangat mengagumi yang namanya cinta.
            Perasaan kepada orang lain yang jauh berbeda terhadap perasaan kepada teman, orang tua atauyang lainnya meruapakan perasaan cinta yang ada dalam hati kita, karena perasaan itu sangat berbeda dan tak ada yang bisa menayamainya. Ada rasa deg-degan ketika akan bertemu dengannya, ada rasa malu saat berhadapan dengannya secara langsung, ada pula perasaan takut atau pun jeolus saat dia dekat dengan orang lain, dan itulah yang namanya perasaan cinta.
            Cinta bisa dating kepada siapa saja, cinta tak mengenal jenis, ras, suku, warna kulit, bentuk mata, rambut atau yang lainnya karena semua orang berhak menerima cinta dan cinta pun akan dating kepada siapa saja yang sedang merasakannya. Cinta  akan memberikan rasa bahagia, senang bahkan sedih karena cinta tak mungkin bisa mengatur apa yang menjadi kehendak orang yang ingin selalu bahagia dan senang, karena cinta bukan Tuhan yang bisa menjadi Penguasa untuk seluruh isi dunia ini dan bahkan perasaan manusia itu senddiri.
            Ketika seseorang didatangi oleh perasaan cinta, mereka akan merasa aneh terlebih dahulu tapi juga tidak menutup kemunigkinan ada juga yang merasa langsung bahagia begitu dia merasakan hal yang berbeda saat berada, melihat atau berbicara dengan orang yang dia cintai/sukai. Karena setiap manusia itu berbeda bahkan perasaan mereka pun erbeda.
            Aku mempunyai teman, namanya Yuli, kami satu kampus dan satu kelas. Dia naksir sama cowok kelas lain, cowoknya sih imut, manis, putih, tinggi tapi agak kurus juga, namanya Fadli. Setiap kali dia melihat si cowok itu pipinya akan berubah jadi merah dan selalu menundukkan kepalanya, tapi kalau ada kesempatan dia akan melirik kearah si cowok (Fadli) itu. Hal yang sama akan terulang setiap kali dia melihat si cowok itu. “dia lucu bangeeeeetz dan juga dia manis…..” ungkapnya setelah melihat si cowok itu. Aku sebagai temannya sudah pasti mendukung apa yang menjadi pilihan si Dewi cinta untuk memberikan rasa cinatanya kepada temanku itu.
            Cinta memang bisa membuat orang yang merasakannya lupa akan yang lain dan seakan-akan dunia milik mereka berdua. Ini merupakan kata-kata yang sangat cocok untuk pasangan yang sedang dimabuk cinta. Teriring sepi, aku selalu menantikan orang sangat aku cintai di masa lalu, dia merupakan orang yang sangat aku kagumi dan aku sayangi di dunia ini, dan bahkan mungkin melebihi rasa cintaku kepada keluargaku. Aku juga tidak tahu kenapa hal ini bisa terjadi, padahal aku merupakan orang yang sangat sulit untuk menyukai atau jatuh cinta kepada orang lain, karena aku itu orangnya sangat pemilih dan hati-hati khususnya pada persoalan perasaan.
            Aku mengenalnya saat  masih SMA dulu. Awalnya aku nggak kenal sama dia, namun lama-kelamaan kita sering bertemu dan akhirnya kita kenalan dan menjadi teman deh….dan saat itulah aku mulai merasakan ada perasaan yang berbeda setiap kali bertemu dengannya. Deg-degan, jantung seakan mau copot dan aku selalau menundukkan kepala setiap bertemu dan berbicara dengannya. Disini aku tidak akan menyebutkan namanya karena cukuplah aku dan Tuhan yang tahu, dan aku juga tidak ingin jikalau nanti dia tahu tentang apa yang aku rasakan kepadanya karena aku hanya ingin ini menjadi rasa cinta yang dahsyat dalam hatiku. Bukannya aku egois, tapi aku hanya tidak ingin membuat semua orang tahu tentang cinta masa laluku. Marilah melihat masa depan dan jangan pernah menengok kebelakang.
            Perasaan itu terus tumbuh seiring bertambahnya umur, kenaikan kelas dan bahkan sampai sekarang aku pun masih memikirkan dia. Bertemu belum pernah, akan tetapi jikalau melihatnya pernah, namun dia sepertinya tidak mengenaliku lagi dan aku juga pada saat itu menundukkan kepala sama persis seperti apa yang biasa aku lakukan setiap kali bertemu dengannya. Aku tahu ini hal sangat bodoh dan memalukan, tapi aku selalu merasa bahwa dia tidak pernah menyukaiku seperti aku menyukainya. Ini menjadi alasan yang cukup kuat kenapa aku tidak ingin menyebutkan namanya dalan cerita ini.
            Sebuah kehidupan memang telah terasa sempurna dengan hadirnya cinta, cinta yang memberikan segalanya, kebahagiaan, kesenangan, keceriaan, namun tak kadang juga cinta akan memberikan suatu yang tak pernah  kita inginkan yaitu kesedihan, kegundahaan, kegalauan dan semua yang berhubungan dengan hal buruk. Namun itulah cinta, bukan cinta namannya jikalau tidak memberikan suatu yang jelek, karena cinta tak selamanya indah. Beruntunglah bagi orang yang merasakan indahnya cinta, namun bagi orang yang merasakan kepahitan, kesedihan seperti yang aku alami sekarang ini, tapi aku tetap bahagia meskipun aku tak mendapatkan cinta yang aku harapkan, aku masih mempunyai cinta dari orang-orang yang aku cintai.
            Kisah cinta tak selamanya akan berakhir bahagia, ada yang sudah menikah namun mereka bercerai karena tak lagi merasa cocok, ada yang berjanji sehidup semati tapi malah mengingkari janji mereka, itu hanya sebagian kecil contoh dari kegagalan dalam bercinta. Buatlah cinta kalian menjadi cinta yang kalian dambakan dan cita-citakan. Namun buat orang-orang yang belum merasakan indahnya cinta, jangan berhenti untuk mencarinya dan jangan pernah menyerah  berjuang terus dan pasti kalian semuanya akan menemukannya termasuk diriku mari brejuang bersama-sama.
            Kisah cinta memang sangat meneyenangkan apalagi kita menjalaninya dengan orang yang sangat kita cintai, betapa indahnya dunia seakan hanya milik berdua. Dari mata turun ke hati, itulah kata-kata yang tepat untuk mengilustrasikan perasan cinta yang ada dalam hati.
            Pucuk dicinta ulam pun tiba. Ternyata aku bertemu lagi dengannya. Waktu itu acara reunian yang direncanakan oleh teman seangkatanku, dia mengatakan bahwa akan ada acara reunian pada hari minggu nanti. Aku agak bingung apakah aku harus datang atau nggak ke acara tersebut soalnya aku takut untuk bertemu dengannya lagi. “Haruskah aku datang,” gumamku dalam hati. Hari yang direncanakan pun tiba, aku berangkat menuju lokasi yang telah ditentukan dan aku bertemu dengan teman-teman lamaku, di sana terasa begitu sangat menyenangkan karena sudah begitu lama tidak bertemu dengan mereka lagi.
            Aku pun mencuri-curi pandang, memerhatikan sekeliling apakah dia datang atau tidak. Ternyata dia tidak datang ataukah belum datang. “Aaaaahh…pikir apa sih aku, dia pasti datanglah inikan acara reunian,” keluhku. 

  .....bersambung.....

0 comments:

Posting Komentar