Rabu, 29 Januari 2014

Pantai AMPENAN

Posted by Alfan Ananta on 04.28




Deru ombak pantai Ampenan menghiasi soreku yang melelahkan setelah beraktifitas sepanjang hari, membuat pikiran dan badan ini terasa 5 L (lelah, lesu, lemah, lunglai danLeleh).

Pasir yang hitam dipenuhi dengan binatang-binatang kecil yang berlarian saling kejar mengejar bersama teman-teman mereka. Angin yang berhembus sejuk membawa air pantai sampai memecah pertahanan bebatuan yang menjadi penghias pantai tersebut.

Begitu banyak wajah yang dihiasi dengan senyum memenuhi tempat ini. Membuat diriku merasa nyaman bersama dengan teman-temanku yang menikmati indahnya pantai. Suara manja anak-anak kecil yang meminta kepada ayah mereka supaya bisa naik mobil-mobilan yang disewakan.

Dermaga yang tak lagi kokoh menjadi pemandangan tersendiri bagi pantai Ampenan. Para anak muda  tak mau ketinggalan, mereka terlihat menikmati deraian ombak yang menghempas halus raga mereka sambil memainkan bola kaki yang menjadi olahraga favorit.

Masih terasa sore, senja-senja merahpun masih terlihat. Namun sayang, matahari yang akan kembali ke peraduannya merupakan moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh sekian banyak pasang mata, tidak bisa disaksikan karena ditutupi awan tebal yang singgah di langit. Meskipun begitu, tidak terlihat rona kecewa diwajah mereka.

Tak sedikit terlihat kapal yang sedang berlabuh, mencari ikan sebagai rutinitas pekerjaan mereka sehari-hari guna untuk mendapatkan sesuap nasi. Deburan ombak jelas terasa, memasuki pori-pori kehidupan yang sudah terasa lelah.

0 comments:

Posting Komentar