Kamis, 19 September 2013

Bang Enal Part 1 (lanjutan)

Posted by Alfan Ananta on 22.14

     Dia sudah menunggu di ruangan dimana tempat kami akan bertatap muka untuk pertama kalinya. “al, ayo masuk bapak sudah nunggu niih,” panggil Yuli salah satu temen kelasku dari lantai dua gedung kuliah Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Kami menaiki anak tangga menuju ruang kelas tersebut.

     Memakai kacamata, rambut belah dua ala-ala anak Malaysia gitu niiih gaya bapak yang akan mengajar kami nantinya. Menyimak apa yang dikatakan si Abang dengan penuh seksama. Ngomong-ngomong, asal usul dari kata Abang ini adalah bahwa si dosen tidak mau di panggil bapak atau mister karena alasannya tidak mau ada skat antara dosen dengan mahasiswa. Dan jugha umurnya beda-beda tipis dengan kami, yaitu 17 tahun, hahahahahaha……semua tertawa dengan terbahak-bahak.

     “Dibalik ya bang”, balesku secara spontan. Kami memanggilnya dengan sebutan Abang Enal, karena nama aslinya adalah bapak Zaenal Abidin, mirip dengan nama bapaknya dosen yang mengajar kami pada semester lalu. Oh ea hampir lupa, sekarang kami sudah masuk semester V. 

     Suasana saat itu begitu menyenangkan karena Bang Enal orangnya supel, humoris gak terlalu garang gitu…assssssyyyyiiiik. Kelompo dibagikan singkat ceritanya, ada tiga kelompok diantaranya kelompok 1, kelompok 2 dan kelompok 3. Dan kebetulan aku dan anggota kelompokku masuk ke kelompok 2, dan Bang Enal pun memberikan kami semua tugas, baik tugas individu dan tugas kelompok.

     Jam sudah menunjukkan hamper pukul 09.00 WITA, itu menandakan jamnya Bang Enal akan segera berakhir, dan semua tugas akan dikkumpulkan pada pertemuan ke-2 dan ke-3 lok gak salah ea…hehehehe…lupa alnya.

0 comments:

Posting Komentar